Kamis, 16 Februari 2012

pesona


Sungguh pilu hati ini tatkala melihat seorang suami membiarkan isterinya menjadi santapan pandangan mata-mata nakal para lelaki..
ikut menikmati keindahan tubuhnya..ikut tergiur memandang paras cantiknya.. dimanakah kecemburuanmu..? Ataukah engkau bangga jika kecantikan mahkotamu dilihat banyak lelaki..?
dan bangga jika mahkotamu ikut menggairahkan para lelaki..?...
Ingatlah..Allah Ta’ala akan meminta pertanggung jawabanmu kelak”..

Wahai para wanita tahukah anda bahwa..

Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu..semakin bertumpuk pula dosa-dosamu...

Semakin sang lelaki menghayalkanmu..dan semakin berhasrat denganmu..maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu...

Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggung jawabannya kelak..
Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari..apalagi keelokan tubuhmu...

Bayangkanlah..betapa bertumpuk dosa-dosa yang mengumbar aurat di hadapan lelaki...

Jika anda menjaga kecantikan dan kemolekan tubuh hanya untuk suamimu..
maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di Syurga Allah Ta’ala..

Akan tetapi..

jika anda mengumbar kecantikan dan kemolekanmu..maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad..menjadi santapan cacing dan ulat...
Di Akhirat kelak bisa jadi berubah menjadi bahan bakar Neraka Jahannam...

Afwan,...
 —

Wall facebook

Tahukah anda apa makna WALL?

Yup. . Ia bermakna DINDING. Lalu
kenapa dengan dinding?

... Saya lanjutkan. .

Siapakah yang membuat FB? Mark
Zuckerberg seorang berbangsa
YAHUDI. Apa kaitannya WALL &
YAHUDI? Kaitan keduanya sangat erat.

DINDING RATAPAN.

Didinding itu mereka menangisi dosa-dosa
mereka,meluahkan harapan,ratapan
dan segalanya. Itulah tujuan mereka
membuat FB.

Dan tanpa kita sadari, kita lebih banyak
mengadu masalah diFB daripada
mengadu kepada ALLAH SWT, lebih
mengutamakan update status daripada
shalat dan dzikir kepada ALLAH SWT.

Hati-hatilah sahabat, bisa-bisa kita
nanti menjadi ''Tassyabuh'' atau
menyerupai kaum lain (Yahudi). Nabi
melarang dalam sabdanya:'' Barang
siapa menyerupai suatu kaum, maka ia
termasuk dalam golongannya."

Oleh karena itu, jangan jadikan WALL
FB sebagai tempat luahan perasaan
seperti mereka. Tapi jadikanlah ia
sebagai tempat membagi ilmu dan
nasehat kebaikan kepada umat Nabi
Muhammad SAW. Walaupun hanya
kepada 1 orang.

Jadikan Wall FB sebagai media untuk
menyebarkan dakwah.

Jika anda belum percaya silahkan buka
Google dan Search:'' Wailing Wall Of
Israel''.

Mari kita renungkan.

'' Sungguh kalian akan mengikuti
langkah2 orang2 sebelum kalian
sejengkal demi sejengkal dan sehasta
demi sehasta. Bahkan seandainya
mereka masuk lubang biawakpun
niscaya kalian ikut masuk pula
kedalamnya. Para sahabat
bertanya:'Siapakan mereka itu Ya
Rasulullah?'. Beliau menjawab:'' Ahli
Kitab (Nasrani & Yahudi). ! Siapa lagi
kalau bukan mereka? "
[HR. Imam Bukhari]

Jadi postkanlah kata2 hikmah/nasehat/
ayat Al-Quran, Hadits,Ulama terdahulu
tentang agama Islam.

Gunakan peluang Yahudi/Nasrani yang
akam merusak umat Islam dengan
membangunkan agama Islam melalui
platform mereka.

Ini ilmu baru. Yuk kita amalkan dan
dishare keteman yang lain.

Mari kita jalani kehidupan ini dengam
ilmu dan iman.

Semoga Allah Ridho... Afwan,...
♥..HINALAH maksiat tapi jangan kamu menghina si pelaku maksiat..sesungguhnya kamu tidak tahu keadaan dan bagaimana dia selepas MATI..jadi kamu langsung TIDAK DIBENARKAN untuk menghina seorang pun daripada makhluk Allah..HIDAYAH hanya MILIK Allah dan Allah jualah yang BERKUASA memberi petunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya iaitu menurut undang-undang peraturanNya..♥♥

>>> 3 jenis pandangan yang DILARANG :
✿~ melihat kepada AURAT iaitu apa yang diinginkan oleh nafsu..
✿~ melihat DUNIA dengan pandangan kebesaran..
✿~ melihat makhluk Allah dengan PANDANGAN KEHINAAN..

p/s : Ingatlah, kita pun hambaNya yang LEMAH dan hina..:)

credit to Lelaki Soleh Idaman Wanita Solehah

Rabu, 18 Januari 2012

kekuatan

Engkau yang muda, yang dadanya dipengapkan oleh masalah, dengarlah ini ...


Tugas utamamu dalam kehidupan ini bukanlah untuk menghapus semua masalahmu, tapi untuk tumbuh KARENA masalahmu.


Maka perbaikilah pengertianmu, barukanlah kesungguhanmu, dan segerakanlah tindakanmu, untuk menjadi lebih kuat daripada dirimu sebelum masalah itu datang.

Hidupmu ini bukanlah untuk berlemah-lemah meratapi masalah, tapi untuk menggagahkan diri menghadapi masalah yang kepelikannya meningkat sesuai dengan meningkatnya kelas pribadimu.

Ingatlah,

Bukan masalahmu yang penting, tapi pertumbuhan kekuatanmu.

Mario Teguh - Loving you all as always

Rabu, 02 November 2011

‎::: Kisah Tragis Penunggang Kuda :::



   Seorang Kaisar yang hidup di suatu masa, suatu hari berkata kepada seorang anggota barisan berkudanya yang terkenal termapil dan sangat tangkas dalam berkuda, akan memberikan semua wilayah yang berhasil ditempuh si pengunggang kuda. Tawara Kaisar langsung diterima. Dengan gesit di penunggang kuda itu melompat ke atas kudanya. Lalu memacu kudanya untuk lari secepat mungkin agar bisa menjangkau wilayah seluas mungkin.

Si pengunggang uda itu tak mau kehilangan waktu sedikit pun dan mau terus saja menunggang kudanya. Kendati pun lapar dan lelah, ia tak mau berhenti untuk makan, minum dan istirahat. Ia terus memacu kudanya tanpa mengenal lelah. Sampai akhirnya badannya tak sanggup lagi dan dia jatuh tersungkur ke tanah. Ia sangat lelah, samapai bernafas pun susah.

Dalam keadaan sekarat, pengunggang kuda itu bertanya kepada dirinya sendiri. “ mengapa saya memaksa diri begitu keras untuk mendapatkan tanah yang seluas mungkin?. Sebentar lagi saya akan meninggal . saya tak akan bisa menikmati tanah seluas ini. Untuk menguburkan diri saya hanya perlu tanah sedikit saja.”
***
Dalam perjalanan hidup ini, kadang kita terlalu memaksa diri seperti penunggang kuda tersebut. kita sekeras mungkin untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang lebih besar, kedudukan yang lebih tinggi, dan mendapatkan penghargaan kita mengabaikan kesehatan. Tidak menyediakan waktu untuk keluarga. Tidak menikmati keindahan yang ada di sekitar kita dan meninggalkan hoby atau kegemaran kita, kita terus kerja keras sampai suatu hari, ketika melihat kebelakang, kita sadar, kita benar-benar tidak memerlukan sebanyak itu. Hanya saja, di saat itu, kita tak bisa lagi memutar balik jarum jam untu meraih kembali apa yang hilang.

Hidup bukan hanya saja untuk cari uang, mendapatkan kekuasaan dan penghargaan. 

Jangan hidup untuk kerja, tapi kerja untuk hidup. Cari keseimbangan antara bekerja, rekreasi, waktu untuk keluarga dan untuk diri sendiri. Tentukan prioritas. Hidup ini singkat. Hidup itu rapuh. Hargai hidup dan jangan sia-siakan. Tujuan hidup adalah untuk bahagia. Nikmati keindahan dan kebahagiaan hidup. Kehilangan hidup berarti kehilangan smuanya. Selamat menikmati hidup.

(dari kisah inspirasional tabloid Aura )

Selasa, 01 November 2011

Apakah jodohnya penzina juga?




Adakah seorang gadis yang pernah membuat zina, tetapi telah bertaubat dengan sesungguhnya (taubat nasuha) akan mendapat jodoh penzina juga? Sedangkan dia benar-benar telah bertaubat dan berusaha menjadi wanita solehah.
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, jika seseorang sudah bertaubat dengan sebenar-benarnya (taubat nasuha), nescaya bukti nyata dan jelas akan hasil taubatnya yang tulen adalah dengan perubahan seluruh gaya hidupnya yang berkaitan hubungan lelaki dan wanita.
Jika seseorang mendakwa atau merasa diri sudah bertaubat, namun gaya hidup lamanya seperti :
  1. Rutin hubungan kawan dan rakan dengan lelaki masih aktif.
  2. Masih keluar makan, berjalan berdua-duaan dengan lelaki samada urusan kerja atau peribadi.
  3. Masih ber’boyfriend’ aktif dengan dating dan chatting intim di malam hari, cuma kononnya kali kini dengan seorang ‘ustaz’ atau seseorang yang ‘jaga solat lima waktu’.
Maka, peluang untuk mendapat suami penzina akan terbuka luas seperti dahulu.
Taubatnya mestilah dengan perubahan ketara dalam semua gaya hidup dan cara hubungannya dengan lelaki. Cara pakaiannya juga sepatutnya berubah, mungkin dari membuka aurat kepada tutup, dari tutup separa kepada tutup penuh, dari tudung glamour munafiq (hakikatnya membuka aurat) kepada tudung muslimah sejati. Hanya dengan demikian, mata-mata lelaki soleh akan mula melihat dan masuk menghantar wakil kepada ibu bapanya.
Mata Lelaki Soleh
Mata lelaki soleh tidak ingin melihat kepada wanita yang bercampur baur dengan teman lelaki sekerja, ‘bertepuk bertampar’, bergurau senda, berdating sana sini dan berdua-duaan. Kecuali mata lelaki ‘soleh’ luarannya (penampilan fizikalnya) namun ‘tidak soleh’ dalamannya, mereka yang seperti ini akan terus berminat kepada mana-mana jenis wanita.
Lelaki Zina Untuk Perempuan Zina?
Allah s.w.t berfirman: “Lelaki-lelaki yang berzina tidak akan mengahwini melainkan wanita yang berzina, atau wanita musyrik dan wanita yang berzina tidak akan mengahwini lelaki kecuali yang berzina atau musyrik.” (Surah An-Nur : 3)
Dalam ayat lain firman Allah s.w.t: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki-lelaki yang keji, dan lelaki-lelaki keji adalah untuk wanita-wanita yang keji, dan wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki-lelaki yang baik.” (Surah An-Nur : 26)
Ayat di atas menyebabkan ulama berbeza pandangan dalam hal berkahwin dengan sesorang yang telah berzina. Ayat di atas secara sepintas lalu, kelihatan mengharamkan berkahwin dengan kumpulan penzina ini kecuali seorang penzina juga.
Walaubagaimanapun, menurut pandangan yang terkuat; hukum ayat di atas telah di ‘nasakh’ kan dengan ayat yang mengharuskan berkahwin dengan semua muslim dan muslimah yang masih boleh berkahwin. Iaitu ayat surah An-Nur ayat 32 . Ia adalah pandangan majoriti ulama. (Al-Jami’ li Ahkamil Quran, Al-Qurtubi, 6/112 ; cet Dar al-Kutub al-Ilmiah)
Perlu diingat juga, terdapat sesetengah keadaan Allah s.w.t memberikan jodoh lelaki atau wanita ‘jahat’ kepada individu yang baik atau amat baik. Ia juga tidak bercanggah dengan ayat di atas.
Hikmah yang Allah Maha Mengetahui. Amat besar kemungkinan yang soleh tersebut berjaya menjadi lebih soleh dan musleh (membantu menjadikan seseorang itu menjadi soleh) apabila mendapat pasangan kurang baik. Lantaran pengaruh dan kekuatannya, hingga beliau menjadi semakin tinggi martabatnya di sisi Allah manakala pasangannya yang jahat menjadi soleh dan solehah.
Tatkala itu, pasangan individu kurang baik boleh sahaja menjadi anugerah terbesar buat sebilangan individu yang terpilih menjadi lebih baik dengannya. Namun boleh berlaku juga sebaliknya, yang jahat bertambah ultranya, yang baik merudum jatuh. Nauzubillahi min zalik (semoga kita dijauhkan daripadanya).
Artikel oleh: Ustaz Zaharuddin

Minggu, 30 Oktober 2011

SAAT KU BERWUDHU



   Saat kubersihkan MULUTKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga MULUTKU dari OMONGAN yang memfitnah, menggunjing, membuka aib orang lain, mengumpat dan memanggil seseorang dengan perkataan buruk.
:

Saat kucuci LUBANG HIDUNGKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga LUBANG HIDUNGKU dari setiap NAFAS yg melupakan NIKMAT & SYUKUR akan kehidupanku kepada Allah SWT.

Saat kubasuh MUKAKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga MATAKU dari PANDANGAN yang MAKSIAT dan NAFSU, dan kubersihkan WAJAHKU dari SENTUHAN yang bukan muhrimku.

Saat kubasuh TANGANKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga TANGANKU dari perbuatan MENGAMBIL dan MEMEGANG yang BUKAN hak ku, menyalahkan orang lain, dan MEMUKUL seseorang dg dzalim.

Saat kubasuh KEPALAKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga OTAKKU dari PIKIRAN KOTOR dan MAKSIAT, ANGAN-ANGAN kosong, PRASANGKA BURUK terhadap manusia dan Allah,

Saat kubasuh TELINGAKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga TELINGAKU dari PENDENGARAN OMONGAN BURUK dan TIDAK BERMANFAAT, dan SUARA yang MENGAJAK pada KESESATAN.

Saat kubasih KAKIKU, seharusnya KUSADAR bahwa kubersihkan dan kujaga KAKIKU dari LANGKAH-LANGKAH yang MENUJU ke tempat-tempat MAKSIAT, MENGINJAK dan MENENDANG seseorang dengan DZALIM.

Berdoalah disetiap sentuhan WUDHU yang dilakukan, agar Allah senantiasa membersihkan dosa-dosa perbuatan fisik kita, dan selalau menjaga kesucian wudhu kita.

“Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yg bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang bersuci”.

Semoga aku dapat  "BERWUDHU" dengan sebenar-benarnya, Amin.  Wallahu'alam

~Bang Salman ~